Surat Persetujuan

December 4th, 2013 No comments

(Anak-anak memberi persetujuan untuk menjaminkan)
Yang bertanda tangan di bawah ini*):
1. Nama : [...................................................]
Umur : [...................................................]
Pekerjaan : [...................................................]
Alamat : [...................................................]

2. Nama : [...................................................]
Umur : [...................................................]
Pekerjaan : [...................................................]
Alamat : [...................................................]
Dalam hal ini bertindak baik secara bersama-sama atau secara sendiri-sendiri, selaku anak dari dan dengan ini memberikan persetujuan kepada orang tua (ayah/ibu ) kami:
Nama : [...................................................]
Umur : [...................................................]
Pekerjaan : [...................................................]
Alamat : [...................................................]

Untuk menjaminkan sebidang tanah berikut bangunan rumah tinggal yang terletak di:
Desa/Kelurahan : [...................................................]
Kecamatan : [...................................................]
Kabupaten/Kota : [...................................................]
Status tanah : [...................................................]
Luas tanah : [...................................................]

Untuk itu berhak dan berwenang sepenuhnya menghadap di mana perlu, terutama kepada Pejabat Pembuat Akta Tanah, membuat, menandatangani atau menyerahkan surat-surat, mengadakan kesepakatan-kesepakatan, memberikan keterangan-keterangan atau melakukan perbuatan-perbuatan yang menurut hukum harus dijalankan untuk melaksanakan keperluan tersebut di atas yang diberi persetujuan berhak melakukan segala sesuatu yang dianggap perlu guna terselenggaranya urusan tersebut tanpa ada yang dikecualikan

Dibuat di [..........................]

Pada tanggal [....] bulan [.....] tahun [....]

Pemberi Persetujuan                                                    Penerima Persetujuan
[......................................]                                     [.......................................]
[.......................................]

Categories: Uncategorized Tags:

Surat Pernyataan Membayar Ganti Rugi

December 4th, 2013 No comments

Berkaitan dengan persyaratan yang ditentukan dan diharuskan untuk [..............................................................................................].

Saya yang bertanda tangan di bawah ini.
Nama : [.............................................]
No. KTP : [.............................................]
Alamat : [.............................................]
Menyatakan kesediaan membayar ganti rugi sebesar Rp[...................................],- (…………………………………………………………..) jika di kemudian hari saya [........................................................]. Dan apabila di kemudian hari ternyata saya tidak mematuhi terhadap surat pernyataan ini maka saya bersedia dituntut secara hukum di depan pengadilan.
Demikan surat pernyataan ini saya buat supaya dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Dibuat di [..........................]

Pada tanggal [....] bulan [.....] tahun [....]

Hormat saya,
[.........................]

Categories: Uncategorized Tags:

PERJANJIAN KERJA

December 4th, 2013 No comments

Pada hari ini, [...................] tanggal [........] bulan [.............] tahun [.......] kami yang bertanda tangan di bawah ini*):

1. Nama : [...................................]
Jabatan : [...................................]
Alamat : [...................................]

Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

2. Nama : [...............................]
Alamat : [................................]

Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.
Kedua belah pihak telah mengadakan perjanjian kerja sebagai berikut.

PASAL 1

Perjanjian kerja ini untuk jangka waktu [...........] bulan. Sesudah jangka waktu [….......] bulan habis, atas persetujuan kedua belah pihak perjanjian ini dapat diperpanjang. Lamanya perpanjangan tergantung dari kesepakatan kedua belah pihak.

PASAL 2

PIHAK PERTAMA akan menempatkan PIHAK KEDUA sebagai karyawan [...........................] di bagian [...........................].

PASAL 3

PIHAK PERTAMA memberikan gaji sebesar Rp [..................],- (……………………………………) per bulan, yang akan dibayarkan setiap akhir bulan, dan dapat mengambil uang transport sebesar Rp [.................] (…………………………………..) per hari yang akan mengurangi gaji pokok tersebut di atas untuk setiap bulannya.

PASAL 4

PIHAK KEDUA setuju mengikuti jam kerja selama [........] hari kerja seminggu dimulai dari pukul [.........] WIB sampai dengan pukul [.............] WIB

PASAL 5

PIHAK KEDUA sanggup bekerja lembur jika menurut PIHAK PERTAMA hal itu harus dilakukan. PIHAK PERTAMA akan membayar kerja lembur kepada PIHAK KEDUA sebagaimana ditentukan oleh kesepakatan kedua belah pihak.

PASAL 6

PIHAK KEDUA berhak cuti tahunan berdasarkan ketentuan dalam tata tertib perusahaan dan sesuai dengan peraturan pemerintah tentang ketenagakerjaan.

PASAL 7

PIHAK KEDUA berhak akan pengobatan dan perawatan yang besarnya sudah ditetapkan oleh peraturan perusahaan.

PASAL 8

PIHAK KEDUA bersedia menaati segala peraturan [....................] sebagaimana diatur dalam peraturan tata tertib perusahaan. Pelanggaran atas peraturan mengakibatkan pemberhentian atau hukuman administratif terhadap PIHAK KEDUA seperti yang tercantum di dalam peraturan tata tertib perusahaan.

PASAL 9

PIHAK KEDUA tidak akan melakukan kerja di tempat lain, tanpa persetujuan tertulis PIHAK PERTAMA.

PASAL 10

PIHAK PERTAMA akan membayar uang pesangon sebesar Rp [......................] (………………………………..) kepada PIHAK KEDUA apabila PIHAK PERTAMA terpaksa memberhentikan PIHAK KEDUA yang tanpa salah.

PASAL 11

Perjanjian kerja ini batal demi hukum jika PIHAK KEDUA meninggal; dapat dibatalkan karena tindakan pemerintah atau karena bencana. Dalam hal PIHAK KEDUA membuat kesalahan berat terhadap perusahaan, perjanjian kerja dapat dibatalkan oleh PIHAK PERTAMA tanpa berkewajiban memberi uang pesangon.

PASAL 12

Surat perjanjian ini disetujui, ditandatangani, serta dibuat rangkap dua, bermaterai cukup, dan masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.

PIHAK PERTAMA                                                 PIHAK KEDUA

[..............................]                                       [..............................]

Categories: Uncategorized Tags:

SURAT PERNYATAAN IKATAN KERJA

December 4th, 2013 No comments

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : [...................................................]
Tempat/Tanggal lahir : [...................................................]
Alamat : [...................................................]

Dengan ini menyatakan dengan sungguh-sungguh bahwa :

1. Saya tidak terikat kontrak/ikatan kerja baik dengan pemerintah maupun perusahaan swasta mana pun.

2. Bersedia ditugaskan dalam waktu waktu yang telah ditentukan.

3. Tidak mengambil cuti selama masa [.......................................].
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar maka saya bersedia dituntut di depan pengadilan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dibuat di [..........................]

Pada tanggal [....] bulan [.....] tahun [....]

Hormat saya,
[.........................]

Categories: Uncategorized Tags:

Perjanjian Jual Beli Kapal

November 13th, 2013 No comments

Pada hari ini, _____ tanggal _____ telah terjadi Perjanjian Jual Beli oleh dan antara:

 

Nama               :

Usia                 :

Pekerjaan         :

Alamat                        :

 

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

 

Nama               :

Usia                 :

Pekerjaan         :

Alamat            :

 

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

 

Para Pihak menerangkan hal-hal sebagai berikut:

 

Bahwa PIHAK PERTAMA dengan ini menjual kepada PIHAK KEDUA yang menerangkan telah membeli dari PIHAK PERTAMA:

Sebuah kapal bernama _____ .

Terutama terbuat daripada  _____ .

Dengan satu geladak _____ tiang _____

Cerobong asap, diuraikan dalam surat ukur tertanggal _____ Nomor _____ .

Dengan ukuran sebagai berikut:

-    Panjang          : _____ m (_____ meter)

-    Lebar             : _____ m (_____ meter)

-    Dalam            : _____ m (_____ meter)

-    Isi Kotor        : _____ m3 (_____ register ton)

-    Isi bersih        : _____ m3 (_____ );

_____ atau _____ (_____ Register Ton);

-    Tanda Selar    : _____ ;

Kapal dibuat di _____ dalam tahun _____

 

Demikian berikut segala alat-alat atau peralatan-peralatan pada kapal tersebut yang menurut sifat dan peruntukannya atau menurut Undang-Undang dapat di-anggap sebagai bagian daripada kapal.

 

Selanjutnya Para Pihak menerangkan bahwa jual-beli ini dilangsungkan dan di-terima dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

 

 

Pasal 1

 

Jual-beli ini dilangsungkan dan diterima seluruhnya dengan harga Rp _____ (_____ Rupiah). Jumlah uang mana dibayar oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA sebelum Perjanjian ini ditandatangani. Dan, untuk penerimaan jumlah uang itu PIHAK PERTAMA dengan ini memberikan pelunasannya, sehingga Perjanjian ini juga merupakan kuitansi untuk penerimaan jumlah itu.

 

 

Pasal 2

 

Apa yang dijual/dibeli dengan akta ini mulai hari ini berpindah kepada PIHAK KEDUA dan segala keuntungan dan kerugian yang didapat atau diderita, karenanya mulai hari ini menjadi miliknya atau dipikul oleh PIHAK KEDUA

 

 

Pasal 3

 

Apa yang dijual/dibeli dengan Perjanjian ini berpindah ke dalam pegangan PIHAK KEDUA dalam keadaan layak laut (zoo waardig), dan mengenai hal itu PIHAK KEDUA di kemudian hari tidak akan mengajukan tuntutan apa pun juga terhadap PIHAK PERTAMA.

 

 

Pasal 4

 

Apa yang dijual/dibeli dengan Perjanjian ini bebas dari hipotik dan hak-hak benda lainnya dan pula bebas dari sitaan PIHAK PERTAMA menjamin PIHAK KEDUA bahwa PIHAK PERTAMA adalah pemilik dari apa yang dijual dengan akta ini, dan PIHAK PERTAMA berhak untuk melakukan penjualan ini, bahwa PIHAK PERTAMA belum pernah menjual apa yang dijual dengan akta ini kepada pihak lain, dan PIHAK PERTAMA menjamin PIHAK KEDUA bahwa mengenai hal itu PIHAK KEDUA tidak akan mendapat tuntutan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak terlebih dahulu ataupun turut mempunyai hak atas apa yang dijual dengan akta ini.

 

 

Pasal 5

 

Biaya Perjanjian ini serta bea balik nama dan semua ongkos-ongkos berkenaan dengan penyerahan apa yang dijual dengan Perjanjian ini kepada PIHAK KEDUA, denda-denda dan lain-lainnya yang berhubungan dengan jual-beli ini seluruhnya dipikul dan dibayar oleh PIHAK KEDUA.

 

 

Pasal 6

 

Selama apa yang dijual/dibeli dengan Perjanjian ini belum dibalik nama atas nama PIHAK KEDUA, maka PIHAK PERTAMA dengan ini memberi kuasa dengan hak substitusi kepada PIHAK KEDUA, kuasa mana tidak dapat ditarik kembali dan tidak akan berakhir, karena sebab-sebab yang tercantum dalam Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, untuk mewakili PIHAK PERTAMA sebagai pemilik dari apa yang dijual dengan akta ini dalam segala hal, urusan dan tindakan, tidak ada yang dikecualikan, sehingga PIHAK KEDUA atau penerima hak daripadanya berhak untuk melakukan dan mengerjakan segala sesuatu yang PIHAK PERTAMA sendiri sebagai pemilik dari apa yang dijual dengan Perjanjian ini, berhak untuk melakukan dan mengerjakannya, asal saja memikul semua risiko, pajak-pajak, dan beban-beban lainnya.

 

 

Pasal 7

 

Para Pihak dengan ini memberi kuasa yang tidak dapat ditarik kembali kepada PIHAK KEDUA, dan masing-masing maupun bersama-sama, kuasa mana tidak akan berakhir, karena sebab-sebab yang tercantum dalam Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata:

a.   untuk mewakili PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepenuhnya dalam segala hal urusan dan tindakan mengenai balik nama kapal tersebut, untuk menerima pemindahan hak atas nama dan ketangan PIHAK KEDUA;

 

b.   untuk mewakili PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepenuhnya dalam segala hal, urusan dan tindakan tidak ada yang dikecualikan agar kapal tersebut dapat dibalik nama atas nama PIHAK KEDUA.

 

Untuk urusan-urusan sub a dan b tersebut, menghadap di mana perlu, memberikan keterangan-keterangan, melakukan laporan-laporan, membuat, suruh membuat, dan menandatangani surat-surat dan akta-akta, memilih tempat tinggal, singkatnya melakukan apa pun juga yang diperlukan untuk menyelesaikan urusan-urusan tersebut, tidak ada yang dikecualikan

Para Pihak tersebut menerangkan bahwa apa yang dijual/dibeli dengan Perjanjian ini telah diserahkan menurut keadaan dan tempat di mana kapal tersebut sekarang berada.

 

 

Pasal 8

 

Apabila terjadi perselisihan di antara Para Pihak, maka akan diselesaikan dengan cara musyawarah. Jika dengan musyawarah tidak dapat diselesaikan, maka kedua belah pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan _____.

 

Demikian Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh Para Pihak pada hari, tanggal, bulan, dan tahun tersebut dalam awal Perjanjian, dibuat rangkap dua bermeterai cukup serta mempunyai kekuatan hukum yang sama untuk masing-masing pihak.

 

PIHAK PERTAMA                                                                        PIHAK KEDUA

 

Categories: Uncategorized Tags:

JANGAN BUANG LIMBAH KAYU!

November 8th, 2013 No comments

Keindahan dan kemewahan
sebuah rumah, bukan hanya terletak pada
ukuran dan bentuk bangunannya melainkan
juga pada bagaimana mengatur tata Ietak
furniturenya dan furniture yang digunakan.
Rumah yang berkonsep minimalis, misalnya,
belum tentu berkurang keindahannya bila
dibandingkan dengan rumah mewah berikut
aneka fumiturenya yang mahal dan bermerek
terkenal, hanya karena menggunakan furni-
ture “sederhana”.

Berkaitan dengan itu, kini banyak rumah
berkonsep minimalis – ukuran bangunan tidak
luas dan jumlah penghuninya tidak banyak -
tapi ingin tetap teriihat indah dan nyaman, ditata
dengan furniture “sederhana” tapi berfungsi
ganda. Ambil contoh, Iampu hias dari kayu
Iimbah. Selain mampu menerangi setiap sudut
ruangan, Iampu-Iampu artistik yang terbuat
dari kayu (limbah) sengon, pinus, rami,
sungkai, dan mahoni ini juga dapat
memperindah ruangan-ruangan nan mungil
sebuah rumah.
“Memang sejauh ini atau 70% peminat

Iampu hias kreasi saya ini masih kalangan
ekspatriat. Karena, Iampu-Iampu semacam ini
tidak mudah masuk ke suasana rumah orang
zaman sekarang, yang Iebih memilih produk-
produk Da Vinci, misalnya. Lampu-Iampu saya
hanya diminati oleh orang-orang yang konsep
mmahnya minimalis,” kata Fludianto Handojo,
kreator Iampu hias dari kayu Iimbah.
Rudy, begitu dia disapa, yang mulai
“membisniskan” hobinya ini sekitar enam tahun
Ialu termasuk pencinta seni sejati. “Sebagai
Sehubungan dengan hal itu, arsitek, tentu saya ingin
yang bagus. Tapi, jika rumah tidak dihias dengan b
akan menjadi rumah ditata dengan Iampu yang bagus
I sebuah rumah tidak akan tampak, agus pula
membantu memban rumah dengan elemen
dia buat, yaitu Iampu yang cahaya. Lalu,
dia biarkan cahaya un karakter

 

Categories: Uncategorized Tags:

Membuat Kontrak Kerja Yang Benar

August 27th, 2013 No comments

Dalam menjalankan bisnis yang sudah cukup besar, para pengusaha pasti merasa kewalahan dengan tuntutan konsumen yang semakin banyak. Untuk mengurangi kesusahan mereka ini, merekrut atau mempekerjakan karyawan menjadi hal yang sangat tepat. Memiliki pekerja dengan kontrak yang jelas akan membuat bisnis anda menjadi lebih mudah dijalankan. Saat ini, mempekerjakan orang tidak sesederhana dulu. Jika dulu pemilik usaha hanya perlu menyediakan gaji untuk orang yang bekerja padanya, saat ini banyak hal yang harus diperhatikan. Membuat kontrak kerja untuk karyawan menjadi hal mutlak yang harus dilakukan oleh para pengusaha. Dalam perjanjian ini, kedua pihak, baik perusahaan maupun karyawan harus sama – sama mendapatkan keuntungan. Perjanjian yang dibuat pada awal masa kerja ini harus diperhatikan dan dipatuhi oleh kedua belah pihak.

Kontrak kerja yang baik
Dalam kontrak kerja ada banyak poin yang patut untuk diperhatikan. Seperti yang kita tahu, setiap orang pasti ingin mendapatkan gaji untuk tenaga mereka. Inilah mengapa masalah gaji menjadi perhatian pertama dan utama yang harus diperhatikan oleh karyawan maupun pemilik usaha. Kedua belah pihak harus memastikan bahwa gaji yang diberikan sudah tercantum dengan jelas dalam kontrak tersebut. Pastikan gaji yang tercantum sudah merupakan kesepakatan dari kedua belah pihak. Cantumkan pula batas akhir pembayaran gaji setiap bulannya. Kejelasan ini akan menghindarkan kesalahpahaman salah satu atau kedua pihak tentang masalah pembayaran upah kerja setiap bulannya. Kesepakatan dalam masalah gaji ini akan membuat pekerja lebih nyaman melakukan tugasnya.

Tidak hanya memperhatikan gaji yang diperoleh, sebagai karyawan anda juga harus memperhatikan jumlah cuti kerja yang anda peroleh. Pada beberapa perusahaan, saat anda sakit dan meminta cuti dengan menyertakan surat dokter, gaji anda tidak akan dipotong. Hal ini cukup berbeda pada para pekerja kontrak. Jika anda cuti karena sakit, gaji anda akan dipotong selama masa anda tidak masuk tersebut. Semua perbedaan itu memang wajar terjadi, namun jika anda tidak ingin merasa dirugikan anda harus memperhatikan setiap baris dan kalimat dari kontrak kerja yang anda miliki. Perjanjian yang dibuat tersebut diharapkan akan membuat baik pemilik usaha ataupun pekerjanya menjadi lebih nyaman dan saling menguntungkan.

Penjelasan tepat tentang sistem kontrak
Ada banyak pemilik usaha yang belum paham dengan sistem kontrak yang dapat diterapkannya. Mereka yang tidak paham ini merasa cukup kesulitan untuk membuat perjanjian yang sesuai dengan kebutuhannya. Untuk menyudahi ketidakpahaman tersebut, seminar bisnis yang membahas tentang sistem kontrak kerja yang benar banyak diadakan di berbagai daerah. Dalam seminar bisnis yang membahas tentang masalah perjanjian ini, para peserta akan bisa lebih memahami tentang cara membuat sebuah perjanjian kerja yang baik dan sesuai dengan kebuthuan kedua belah pihak. Anda dapat mengikuti seminar yang diadakan oleh Bapak Sulhadi, seorang pakar bisnis yang sukses dan berpengalaman.

Categories: Uncategorized Tags:

Surat Pernyataan: Apa dan Bagaimana Membuatnya

August 26th, 2013 No comments

Dari berbagai jenis surat, surat pernyataan termasuk salah satu yang cukup sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Apa sebenarnya surat pernyataan itu? Dari segi penamaannya, cukup jelas bahwa surat tipe ini bertujuan untuk ‘menyatakan’ sesuatu. Nah, apa yang dinyatakan itu-lah yang menjadi pembeda untuk jenis-jenisnya. Pengertian surat pernyataan pun Jika Anda melihat contoh surat pernyataan yang mungkin beraneka ragam, ada sejumlah persamaan yang merupakan ‘aturan’ inti. Kembali lagi ke isi dari contoh surat tersebut, pada umumnya, yang dituliskan di dalamnya adalah pernyataan akan kebenaran atas sesuatu atau kesanggupan terhadap satu hal.

Penggunaan Surat Pernyataan
Dari sederet pengertian surat pernyataan, kita akan menemukan gambaran mengenai penggunaannya. Misalnya, dari contoh pengertian ‘surat yang ditulis oleh perorangan untuk menerangkan kesediaan dirinya menerima hak dan kewajiban dari instansi tertentu’ atau ‘surat yang dibuat oleh instansi untuk menerangkan bahwa orang yang namanya disebut dalam surat tidak pernah terlibat dalam sebuah tindakan kriminal’. Dari kedua contoh pengertian tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa contoh surat pernyataan bisa digunakan ketika kita ingin menerangkan atau membuktikan sesuatu kepada pihak lain. Dalam hal ini, surat pernyataan tidak harus dibuat oleh orang yang namanya tercantum di dalamnya.

Lalu, momen-momen apa saja contoh surat pernyataan terpakai? Jawabannya, banyak. Contoh, ketika Anda hendak melamar pekerjaan, Anda bisa membuat surat pernyataan bahwa Anda bersedia mengikuti semua aturan perusahaan ketika nanti diterima. Begitu pula dengan surat pernyataan dari pihak lain, misalnya seperti dari pihak rumah sakit atau kepolisian yang menyatakan bahwa Anda sehat dan bebas dari urusan kriminal. Jadi intinya, surat ini bisa digunakan kapan saja ketika Anda perlu membuat sebuah pernyataan atau ‘konfirmasi’ atas sesuatu.

Cara Membuat Surat Pernyataan
Membuat contoh surat pernyataan tidaklah sulit. Tinggal membuka di internet (atau mungkin buku pelajaran bahasa?) dan mengetikkan kata kunci ‘contoh surat pernyataan’, maka Anda akan segera dihadapkan dengan deretan surat yang bisa ditiru. Tapi, sebenarnya apa saja yang merupakan bagian utama dari surat pernyataan ini?

Ada tiga bagian penting surat yang pasti akan Anda temukan saat mencari contoh surat pernyataan di mana pun; yaitu sebagai berikut:
judul surat, yang biasanya ditulis dengan huruf kapital seluruhnya, dan ditempatkan di bagian tengah-atas kertas: ‘SURAT PERNYATAAN’
isi surat, yang intinya mencakup identitas pihak yang membuat pernyataan, isi pernyataan (terkait apa), dan ditambah pihak penulis pernyataan; jika surat tersebut dibuat oleh pihak tertentu untuk seseorang/kelompok. Contoh: surat untuk menyatakan bapak X bebas dari narkoba yang dibuat oleh petugas rumah sakit
penutup, mencakup tempat dan tanggal pembuatan surat, tanda tangan si pembuat (biasanya di atas materai)

Categories: Uncategorized Tags:

CONTOH SURAT PENYATAAN JAMINAN

May 24th, 2013 No comments

SURAT PERNYATAAN JAMINAN

 

 

Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

 

Perusahaan / Lembaga      : ……………………

Nama                                 : ……………………

Jabatan                              : ……………………

Alamat                              : ……………………

Telp / Fax                          : ……………………

 

Sebagai pemilik master CD atau pihak yang mengajukan permohonan produksi & duplikasi original CD melalui …………., sehubungan dengan permintaan saya untuk menggandakan original CD dengan :

 

Format                       : ……………………

Judul CD                   : ……………………

Berisi                          : ……………………

Jumlah Produksi       : ……………………

 

Menyatakan

  1. Saya berwenang dan memiliki sepenuhnya atas materi CD yang akan digandakan dan memberikan Ijin serta Kuasa Penuh kepada pihak produksi/duplikasi untuk pembuatan original CD (produksi master dan penggandaan CD).
  2. Saya menjamin sepenuhnya bahwa isi materi didalam master CD yang diberikan adalah milik sendiri (bukan barang bajakan).
  3. Saya menjamin produksi master serta penggandaannya tidak akan berakibat kepada pelanggaran hak cipta dan hukum.
  4. Saya menjamin bahwa tidak ada klaim yang akan muncul dikemudian hari dari pihak ketiga atau pihak lainnya.
  5. Apabila dikemudian hari terbukti tidak memenuhi sebagaimana yang saya nyatakan, maka saya bersedia bertanggung jawab tanpa melibatkan pihak produksi.

 

Demikianlah surat pernyataan ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya, Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

 

 

Hormat Saya

 

 

Materai  6000

             

                           .         

(Pemohon / Pemilik CD )

 

Tanggal: ……………………………………

 

 

Categories: Uncategorized Tags:

SURAT PERNYATAAN LEGALITAS KERJA

May 24th, 2013 No comments

S U R A T   P E R N Y A T A A N

Nomor : ……………………… 2010

 

 

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama                           :     ………………………………………….

NIP                             :     ………………………………………….

Pangkat/Gol. Ruang    :     ………………………………………….

Jabatan                                    :     ………………………………………….

 

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa yang namanya tersebut di bawah ini:

 

Nama                           :     ………………………………………….

Tempat Tanggal Lahir :     ………………………………………….

Alamat                                    :     ………………………………………….

 

Memang benar telah bekerja secara terus menerus dan sah sejak ………. tidak terputus sampai dengan sekarang sesuai dengan Surat Keputusan pengangkatan sebagai Tenaga Honorer.

 

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan saya bersedia dituntut di muka pengadilan serta bersedia menerima segala tindakan yang diambil oleh Pemerintah, apabila dikemudian hari terbukti pernyataan Saya ini tidak benar.

 

…………….., ……………2010

Kepala …………..

 

 

 

……………………

 

 

 

 

Categories: Uncategorized Tags: